Wajib Punya Sertifikat Hak Milik Hindari Sengketa, Ini Cara Buatnya

Wajib Punya Sertifikat Hak Milik Hindari Sengketa, Ini Cara Buatnya

JAKARTA kepala Pentingnya miliki Sertifikat Hak Milik (SHM) pada kekayaan yang dimiliki. Pokok fungsi utamanya sebagai alat data yang kuat dan jelas kepada tanah tersebut.

Dengan SHM, masyarakat mendapat rasa aman dan tenteram karena segala sesuatunya mudah diketahui dan sifatnya nyata serta dapat dipertanggung jawabkan dengan hukum.

Baca Juga:   Stres Meningkat? Begini 5 Cara Bangun Healing Space di Vila

Mengutip buku “Cara Gampang Membeli Rumah Minus Modal” karya Suprayitno Marlan Kuswati, Jakarta, Jumat (17/7/2020), sertifikat itu merupakan hak turun-menurun, di mana bila dimata hukum kepemilikan SHM dinilai kekuatan yang terkuat dan terpenuh atas suatu kepemilikan.

Rumah

Surat Hak Milik adalah jenis surat yang pemiliknya memiliki hak penuh atas kepemilikan tanah pada wilayah dengan luas tertentu yang telah disebutkan dalam sertifikat tersebut.

Hak milik atas desa negara dapat diperoleh dengan kesimpulan pemberian hak oleh instansi BPN (Badan Pertahanan Nasional).

Sertifikat Hak Milik juga bisa diperoleh dengan mendaftarkan tanah sah milik adat/girik ke kantor BPN untuk dikonversi menjadi hak milik. Hak milik dapat beralih serta dialihkan serta dapat dibebani dengan hak tanggungan sebagai jaminan hutang.

Baca Selalu:   WHO Sebut Penyebaran Covid-19 Lewat Airborne, Terapkan Ventilasi Palang salib untuk Atur Udara

Prosedur membuat SHM ialah sebagai berikut:

1. Mengisi formulir permohonan

2. Maksimum luas tanah 600M2

3. Sertifikat hak guna bangunan atau hak memakai

4. Foto copy Izin Mendirikan Bangunan, atau Surat Keterangan Lurah setempat bahwa gedung tersebut digunakan untuk rumah letak (dengan menunjukkan aslinya)

Loading…