Tertindas Dolar AS, Harga Emas Dijual USD1. 719/Ounce

tertekan-dolar-as-harga-emas-dijual-usd1-719-ounce-1

CHICAGO Harga emas sedikit melemah pada simpulan perdagangan Jumat (Sabtu cepat WIB). Turunnya harga aurum menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turut.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April pada divisi COMEX New York Exchange, terkikis USD2, 80 atau 0, 16% menjadi USD1. 719, 80 bohlam ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (11/3/2021), emas berjangka terangkat tipis USD0, 8 ataupun 0, 05% menjadi USD1. 722, 60.

Baca Selalu:   Harga Emas Mendarat, Dibanderol Rp929. 000/Gram Keadaan Ini

Harga emas berjangka menguat USD4, 9 atau 0, 29% menjadi USD1. 721, 80 per ounce pada Rabu (10/3/2021), setelah naik USD38, 9 atau dua, 32% menjadi USD1. 716, 90 pada Selasa (9/3/2021) dan anjlok USD20, 5 atau 1, 21% menjadi USD1. 678, 00 dalam Senin (8/3/2021).

“Kami telah melihat kecil kelemahan dalam (indeks) dolar AS, yang merosot dibanding sekitar 92 menjadi 91, 6 sekarang. Ada kurang risiko dari sentimen & saya menduga tingkat mental USD1. 700 di mana orang tidak benar-benar jadi untuk turun menghasilkan kecil rebound di pasar aurum, ” ujar Kepala Muslihat Komoditas TD Securities, Bart Melek, dikutip dari Jarang, Sabtu (13/3/2021).

Baca Juga:   Harga Emas Berjangka Merandek Kenaikan Bunga Obligasi GANDAR

Balasan hasil obligasi pemerintah GANDAR 10-tahun naik 1, 642% atau menjadi puncak kemajuan dalam satu tahun. Tengah itu, indeks dolar memangkas keuntungan, membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Beberapa investor memedulikan emas sebagai lindung ukuran terhadap inflasi yang bertambah tinggi yang dapat memasukkan langkah-langkah stimulus, tetapi bengkok hasil obligasi pemerintah dengan lebih tinggi menumpulkan kurang daya tarik komoditas non-imbal hasil.