Tak Perlu Khawatir! Jadi Target Skimming, BRI Ganti Kesialan Dana Nasabah

JAKARTA – PT Bank Anak buah Indonesia (Persero) Tbk ( BRI ) menjamin keamanan simpanan nasabah dan akan mengganti semesta kerugian apabila nasabah terbukti menjadi korban peretasan kartu ATM atau kejahatan perbankan skimming.

Cagaran ini disampaikan BRI menetapi hingga kini masih ada sejumlah nasabah yang menjadi korban skimming.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan bahwa nasabah tak perlu kacau, karena BRI akan menyilih kerugian nasabah yang tersentuh skimming maksimal 20 hari kerja sejak laporan diterima.

“BRI menjamin simpanan nasabah tetap tenang, dan masyarakat tak menetapkan panik serta khawatir uangnya hilang, ” ujar Aestika, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga:   Saldo Nasabah BRI Tiba-Tiba Raib, Kenapa Lagi Nih?  

Aestika juga mengatakan, pihaknya saat ini telah menyambut dan menindaklanjuti sejumlah pengaduan nasabah di Cianjur, Jawa Barat, yang baru-baru itu terkena dugaan tindak skimming. Proses investigasi oleh BRI dan pihak-pihak terkait saat ini tengah berlangsung.

“Apabila terbukti merupakan korban tindak kejahatan skimming, BRI bertanggungjawab untuk segera menyelesaikan hal tersebut, ” cakap Aestika.

BRI mengimbau agar nasabah lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, tipsnya amannya yakni dengan rutin melakukan penukaran PIN kartu ATM, dan juga menjaga kerahasiaan keterangan nasabah seperti nomor surat, nomor CVV kartu debit/kredit, hingga nomor OTP (One Time Password) transaksi, mengikuti data perbankan lainnya pada pihak manapun, termasuk dengan mengatasnamakan BRI.

BRI juga mengajak konsumen untuk mengaktifkan fitur SMS notifikasi guna mengetahui transformasi saldo nasabah atau mutasi rekening.