Rupiah Betah di Level Rp14. 197/USD Jelang Lebaran

rupiah-betah-di-level-rp14-197-usd-jelang-lebaran-1

JAKARTA kacau Jelang libur Lebaran, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup stagnan pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda berada di level Rp Rp14. 197 ataupun sama dari penutupan sebelumnya.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan rupiah. Pertama, hati dari luar negeri, dimana dolar menguat tipis terhadap mata uang lainnya sehari menjelang rilis data inflasi AS untuk April, termasuk indeks harga konsumen pokok (CPI). Sementara itu, imbal hasil Treasury 10-tahun tetap di bawah 1, 6%.

Baca Juga: Rupiah Mendarat Tipis ke Rp14. 198/USD

Selain itu, Federal Reserve AS tidak akan mempertimbangkan untuk mengubah kebijakan moneter dovishnya sampai mereka melihat inflasi yang lebih tinggi, kenaikan upah, dan tingkat pekerjaan yang kuat dengan sama 1 juta pekerjaan diciptakan.

Di Asia, Bank of Japan menunjukkan bahwa ketidakpastian pemulihan ekonomi Jepang dari COVID-19 dapat membayangi konsumsi layanannya. & pemerintah Jepang perlu menjemput langkah-langkah stimulus untuk menjunjung ekonominya.

Baca Juga:   Rupiah Semakin Menguat hingga Rp14. 185/USD Jelang Lebaran

“China selalu merilis data inflasi untuk April pada hari sebelumnya. CPI menyusut 0, 3% bulan ke bulan namun tumbuh 0, 9% tahun ke tahun, keduanya kurang di bawah ekspektasi. Indeks Harga Produsen (PPI) lahir lebih baik dari anggapan 6, 8% tahun ke tahun, ” ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Selasa ( 11/5/2021).

Dari dalam negeri, pemasaran ritel Indonesia terus menunjukkan tanda pemulihan, meski masih terjadi kontraksi (pertumbuhan negatif) pada Maret 2021. Namun sebulan kemudian, kontraksi itu diperkirakan sudah hilang.

“Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel dengan dicerminkan oleh Indeks Pemasaran Riil (IPR) pada Maret 2021 sebesar 187, 9. Naik 6, 1% dipadankan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm), ” terangnya.