Rencana Work From Bali, Tak Ada Pengaruh untuk PNS

rencana-work-from-bali-tak-ada-pengaruh-untuk-pns-1

JAKARTA – Negeri akan mewajibkan 25% aparatur sipil negara ( ASN ) di dalam tujuh kementerian atau lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk bekerja dari Bali (work from Bali/WFB). Diketahui, kebijakan ini rencananya akan direalisasikan pada kuartal III 2021.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio menilai, rencana pemerintah mewajibkan 25 persen ASN Work From Bali bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di wilayah setempat. Kata dia, jadwal tersebut tidak memiliki efek khusus bagi ASN.

“Tidak ada program, ini cuma ningkatin supaya turis ke Bali. Buat ASN tidak tersedia pengaruhnya. Mending di vila kan daripada keluyuran, misalnya. Tapi kan pemerintah suka supaya publik tahu Bali aman, ya ASN suruhan kerja di Bali empat hari, ” tegasnya zaman dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (24/5/2021) di Jakarta.

Menangkap Juga:   Kriteria PNS yang Bisa Kerja dibanding Bali

Menurutnya, efektivitas dari jadwal ASN Work From Bali dinilai kurang. Agus melihat, tidak ada target-target terbatas yang ditujukan bagi ASN.

“Efektivitasnya untuk saya ya banyakan jalannya kan itu. Yang penting kan tujuan pemerintah supaya Bali hidup. Mereka tetap mau apa yang berhasil, ga ada kan target-targetnya, ” ujar dia.