Penjualan Mie Glosor Capai 40 Ton/Hari pada Ramadhan, Eman Kewalahan

penjualan-mie-glosor-capai-40-ton-hari-pada-ramadhan-eman-kewalahan-1

JAKARTA – Bisnis kuliner di tengah Ramadhan laris manis. Begitu pun pada usaha mie glosor khas Kota Bogor, Jawa Barat.

Permintaan mie yang kerap dijadikan masakan hidangan berbuka puasa meningkat drastis maka membuat pengrajin mie glosor kewalahan melayani konsumen semasa bulan Ramadhan.

Baca Selalu:   Kunci Sukses Propaganda Ala Nabi Muhammad SAW, Menghindari Sumpah Berlebihan

Sang Pengelola Eman Sulaeman mengaku bengkel rumahan produksi mie glosor tak mampu melayani seluruh permintaan pasar. Pasalnya, sudah terjadi peningkatan hingga 40 ton mie per hari.

“Produksi jika di Ramadahan pasti ada lonjakan dari hari lazim. Biasanya produksi biasanya 3 ton, di Ramadhan sampai 40 ton. Tapi kita cuma bisa mencukupi 20 ton karena kapasitas daya produksi, ” ujarnya, Minggu (25/4/2021).

Baca Juga:   Prinsip-Prinsip Berdagang yang Baik Pantas Petunjuk Nabi Muhammad SAW

Mie glosor dikenal sebagai makanan khas hidangan berbuka pertarakan bagi warga Kota Enau, terutama selama Ramadhan. Oleh sebab itu wajar permintaan akan mie glosor selalu meningkat drastic.

Lanjut Eman, meski produksinya meningkat semasa Ramdhan tahun ini, tersedia yang beda dibanding bulan Puasa sebelum Covid-19.

“Kalau tahun pra Covid kemarin permintaan meningkat sampai 28 hari, saat ini di Covid sekitar tujuh hari ramainya. Mungkin karena Covid juga daya kulak kurang, biasanya produksi sampai 20 ton keluar, saat ini cuma 10 ton, oleh sebab itu 50% hilang, ” ujarnya.

(fbn)