Operasional Angkutan Barang Dibatasi Selama HUT RI

Operasional Angkutan Barang Dibatasi Selama HUT RI

JAKARTA porakporanda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan memutuskan melakukan pembatasan operasional Angkutan Barang selama Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada 17 Agustus serta Tahun Baru Islam dalam 20-21 Agustus. Hal ini serupa sebagai persiapan libur panjang di dalam pekan depan.

Ditjen Perhubungan Darat juga mengeluarkan Tulisan Edaran nomor SE. 17/AJ. 201/DRJD/2020 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Arus Mudik serta Arus Balik Hari Ulang Tarikh Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020 dan Tahun Baru Agama islam 1442 Hijriah.

Surat yang ditetapkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi akan sahih untuk 4 hari selama kala libur panjang tersebut.

Baca Juga:   Covid-19 Bikin 33, 97% Warga Jabodetabek Tinggalkan Transportasi Umum

“Untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, pada era arus mudik dan balik Keadaan Ulang Tahun ke 75 Republik Indonesia Tahun 2020 dan Tarikh Baru Islam 1442 Hijriah, oleh karena itu kami dari Ditjen Hubdat melangsungkan pembatasan operasional angkutan barang dalam tanggal 14 Agustus, 17 Agustus, 19 Agustus, dan 23 Agustus, ” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/8/2020).

Adapun pembatasan operasional angkutan barang bersifat pengalihan arus lalu lintas dibanding Jalan Tol menuju Jalan Metode dilakukan dengan ketentuan:

a. arus mudik (mobil barang dikeluarkan di Gerbang Tol Cikarang Barat dan masuk kembali dalam Gerbang Tol Palimanan):

b.

1. tanggal 14 Agustus 2020 pukul 12. 00 WIB sampai dengan tanggal 15 Agustus 2020 pukul 12. 00 WIB;

2. tanggal 19 Agustus 2020 jam 12. 00 WIB sampai dengan tanggal 20 Agustus 2020 jam 12. 00 WIB.

Baca Juga:   Penumpukan KRL Cs Dipicu Kantor Tidak Disiplin WFH

b. arus balik (mobil bahan dikeluarkan Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikarang Barat): *

1. tanggal 17 Agustus 2020 pukul 08. 00 WIB sampai dengan tanggal 18 Agustus 2020 pukul 08. 00 WIB;

2. tanggal 23 Agustus 2020 pukul 08. 00 WIB sampai dengan tanggal 24 Agustus 2020 pukul 08. 00 WIB.

“Pembatasan tersebut berlaku bagi mobil barang secara sumbu 3 (tiga) atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan, mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi desa, pasir, dan/atau batu, bahan terowongan, dan bahan bangunan, ” ujar Budi.

Meski begitu, Budi menyatakan pembatasan angkutan bahan ini tidak berlaku bagi beberapa jenis kendaraan angkutan barang secara muatan tertentu.

Loading…