Menyelang Uang ke Pinjol, Harus Gagah Tanggung Beban Bunga Selangit

Menyelang Uang ke Pinjol, Harus Gagah Tanggung Beban Bunga Selangit

JAKARTA – Transaksi pinjaman online atau pinjol sedang tinggi di masa pandemi Covid-19 ini. Hal itu karena penyedia aplikasi itu menyimpan beragam kemudahan melalui jasa media sosial (Medsos). Namun, di balik itu ternyata ada beban bea bunga tinggi yang ditanggung para peminjam.  

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan jika ingin meminjam ke aplikasi pinjaman online, maka harus berani menanggung risikonya. Seperti menanggung bunga yang tinggi dan ditagih oleh debt collector jika tak juga membalas utang.

“Ada risiko yang harus kita hadapi seandainya enggak berharta mengembalikan cicilan itu, ” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (4/9/2020).

Menurut Andi, sebelum meminjam harus dipastikan terlebih dahulu kemampuan dari pembayarannya. Jangan datang di tengah jalan justru menikmati gagal bayar.

“Bukanya yang penting saya minjem dulu ntar perkara urusan balikinya ulet nanti. Itu berarti dalam definisi kita sudah punya gambaran bahwa kita sebenarnya juga enggak sanggup balikin kalau memang sudah berpendirian seperti itu jangan playing victim. Kita ditagih-tagih merasa jadi korban, ” jelasnya.

Membaca selengkapnya: Berani Pinjam Uang di Pinjol? Harus Terima Risikonya

(kmj)