Memeriksa Aplikasi, Driver Ojol Hari Itu Sudah Bisa Angkut Penumpang

Memeriksa Aplikasi, Driver Ojol Hari Itu Sudah Bisa Angkut Penumpang

JAKARTA semrawut Pemerintah DKI Jakarta mengizinkan balik ojek online mengangkut penumpang di penerapan Pembatasan Sosial Berskala Gede (PSBB) transisi hari ini. Sebelumnya layanan itu telah dimatikan tengah sejak Jakarta menerapkan PSBB tiba 10 April.

Pandangan Okezone, layanan angkut penumpang kongsi ride-hailing Gojek-Grab yakni Goride dan Grabbike telah kembali diaktifkan. Kedua layanan tersebut kembali muncul pada aplikasi Gojek dan Grab.

Baca juga: Ojek Online Bisa Angkut Penumpang 8 Juni, Driver Masih Nikmati Pekerjaan Antar Sasaran

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Besar (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengecap penumpang yang menggunakan ojol diimbau tetap mengikuti protokol kesehatan, tercatat selalu memakai masker dan membawa helm sendiri.

 

“Kami juga telah menerbitkan protokol kesehatan standar bagi para pilot dan imbauan agar penumpang mendatangkan helm sendiri sebagai satu diantara adat kesehatan yang diterbitkan oleh Garda, ” ujar dia kepada Okezone, Senin (7/6/2020).

Gojek

Sebelumnya, Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia membuktikan belum tahu kapan ojek online (ojol) dapat kembali beroperasi. Sambil menunggu hal tersebut, Garda pula sudah mengajukan beberapa upaya pada protokol kesehatan saat mengangkut pengikut nantinya.

Menangkap juga: Sambut New Normal, Driver Ojol Minta Penumpang Bawa Helm Sendiri

Lupa satu upaya tersebut, menggunakan pemisah atau portable partisi. Sekat ini digunakan driver dengan tujuan bisa menjaga jarak dengan penumpang.

“Ini akan dijadikan salah satu protokol agar ojol bisa bawa penumpang. Jadi ojol bisa angkat penumpang apabila pakai partisi portable ini, ” ujar Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono saat dihubungi Okezone.

(kmj)

Loading…