Klaim Pengangguran Inggris Melonjak Imbas Covid-19, Tertinggi Sejak 1996

Klaim Pengangguran Inggris Melonjak Imbas Covid-19, Tertinggi Sejak 1996

JAKARTA – Klaim tunjangan pengangguran April di Inggris melonjak ke level tertingginya sejak 1996. Peristiwa ini dikarenakan adanya imbas epidemi Corona atau Covid-19.

Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (19/5/2020), jumlah penuntut klaim pengangguran naik 856. 500 orang ataupun naik 69% ke 2, 097 juta. Besaran tersebut dibandingkan bulan ke bulan.

  Bacajuga: Nilai Mata Uang Inggris Turun akibat Peningkatan Kasus Covid-19

Sebelumnya, survei Reuters dari para ekonom telah memanifestasikan perkiraan lompatan 676. 500 orang yang menuntut tunjangan pengangguran. Pada mana, perkiraannya hingga setinggi 1, 5 juta.

Lonjakan diprediksi akan lebih pandai jika tak ada progra negeri untuk membayar 80% dari risiko pekerja yang dibehentikan sementara.

“Meskipun hanya mencakup minggu-minggu pertama pembatasan, angka kami menunjukkan COVID-19 memiliki dampak gede pada pasar tenaga kerja, ” kata Deputi Statistik Nasional ONS, Jonathan Athow.

  Baca juga: Ekonomi Inggris 2020 Akan Merosot Lebih Dalam Dibandingkan Krisis 2008

Data eksperimental untuk order pada bulan April, berdasarkan angka pajak, menunjukkan jumlah orang dalam daftar gaji perusahaan turun satu, 6% dari bulan Maret dan 1, 2% lebih rendah sebab tahun sebelumnya.

“Kekosongan juga turun tajam, secara keramahan lagi jatuh curam, ” kata Athow.

ONS mengatakan tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 3, 9% di dalam periode Januari-Maret. Hanya mencakup mulia minggu dari penutupan, dari 4, 0% dalam tiga bulan tenggat Februari.

  Baca juga: Menteri Keuangan Inggris Mendadak Mengundurkan Diri

Ketenagakerjaan tumbuh sebesar 211. 000 dalam tiga bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan gambaran pertumbuhan pekerjaan sebesar 50. 000 dalam jajak pendapat Reuters.

Tingkat pengangguran Inggris bisa mencapai 10% dalam kurun April-Juni, para peramal anggaran negara mengatakan, bahkan dengan jutaan pekerja dilindungi oleh skema pemerintah buat membayar upah mereka sementara itu hanya diberhentikan sementara.

(rzy)

Loading…