Keinginan Baterai Kendaraan Listrik Diproyeksi Capai 758. 693 Ton di 2030

kebutuhan-baterai-kendaraan-listrik-diproyeksi-capai-758-693-ton-di-2030-1

JAKARTA – Kementerian Energi serta Sumber Daya Mineral ( ESDM ) memproyeksikan kebutuhan baterai mobil listrik dan sepeda motor listrik pada tahun 2030 mencapai 758. 693 ton.

Menurut Penasihat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, pada tahun 2030 ditargetkan akan ada 2 juta mobil listrik dan 13 juta sepeda motor listrik dengan kapasitas baterai dengan diperlukan mencapai 113 juta kWh.

“Sehingga membutuhkan 758. 693 ton battery lithium ion. Ini kebutuhan baterai mobil listrik dan motor listrik berdasarkan Grand Strategi Nasional. Belum ditambah kebutuhan baterai untuk mendukung penyediaan listrik dari sisi pembangkit, ” ujarnya dalam diskusi panel secara virtual, Kamis (20/5/2021).

Baca Juga:   Gandeng LG Group, Erick Minta Proyek Baterai Kendaraan Listrik Lekas Dibangun

Dadan melanjutkan, beberapa regulasi sudah disiapkan pemerintah buat mendorong percepatan pembangunan bengkel baterai agar lebih bersaing dan menarik bagi investor. Pertama, Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang ketentuan peningkatan nilai tambah untuk mineral logam. Pada pasal 102-104 tertulis kewajiban melakukan peningkatan nilai tambah mineral melalui pengolahan dan pemurnian untuk komoditas sumbangan mineral logam di pada negeri.