Kaidah 3 Cagar Budaya dalam Jateng, Menteri PUPR: Disesuaikan dengan Fungsi Kota

tata-3-cagar-budaya-di-jateng-menteri-pupr-disesuaikan-dengan-fungsi-kota-1

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Anak buah (PUPR) melakukan penataan terhadap tiga kawasan cagar budaya di Jawa Tengah (Jateng) dalam rangka mendukung pengekalan bangunan bersejarah.

“Konsep penataan kawasan disesuaikan dengan fungsi kota jadi kota tujuan wisata secara keselarasan lingkungan dan membela kearifan lokal mulai sebab tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah, ” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jakarta, Minggu.

  Menyuarakan juga: Masuki New Lazim, Jokowi Minta Protokol Kesehatan tubuh di Sektor Pariwisata Diperketat

Negeri meyakini dalam tatanan normal baru untuk hidup berbicara dengan Pandemi COVID-19, satu diantara sektor ekonomi utama dengan dapat rebound atau reda dengan cepat adalah daerah pariwisata.

Sebab karena itu guna menunjang pemulihan sektor pariwisata, Departemen PUPR melakukan penataan 3 kawasan pusaka atau tempat cagar budaya di Jawa Tengah.

  Baca juga: 3 Jurus Wishnutama Hadapi Lagu Virus Corona di Pabrik Pariwisata

Ketiga kawasan pusaka pada Jawa Tengah yang dilakukan penataan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Membangun Karya adalah Keraton Mangkunegaran di Kota Surakarta, Medan Lasem di Kabupaten Rembang dan Masjid Raya Baiturrahman di Kota Semarang.

Penataan Kawasan Pusaka Keraton Mangkunegaran meliputi pembentukan Bangunan Prangwedanan, Bangunan Ndalem Ageng dan Pringgitan, Gedung Rekso Pustoko dan lansekap. Kegiatan ini dilaksanakan secara anggaran Rp18 miliar.