Jangan Khawatir, Sri Mulyani Terus Renggut Pajak Perusahaan Digital Asing

Jangan Khawatir, Sri Mulyani Terus Renggut Pajak Perusahaan Digital Asing

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah tetap memungut pajak penghasilan (PPh) arah pajak transaksi elektronik (PTE) pada kongsi asing yang ada di Indonesia. Meskipun, kata dia, tidak agreement.

“Kita tetap kerjakan pemungutan PPN. Walaupun untuk agreement tidak dibutuhkan, kita tetap melakukan hak pemajakan, ” katanya di Konferensi Pers Strategi Implementasi APBN 2021, Selasa (1/12/1010).

Mengucapkan Juga:   Syarat Perusahaan Langka Libur Bayar Pajak Dividen

Dia menjelaskan, kalau saat pemerintah sudah bisa mendapatkan PPN tersebut. Hal itu dibantu adanya Undang – Undang Membangun Kerja maupun Peraturan Pemerintah Pemangku Undang-Undang (Perpu).

“Ini bisa saja dijadikan bahan sebagai teman – teman pajak untuk pemungutan PPh, ” terangnya.

Baca Juga:   Setoran Pajak 6 Perusahaan Digital Asing Baru Rp97 Miliar

Dia berharap, adanya global taxation agreement akan jauh lebih baik, karena memberikan kepastian. Namun kalau tidak ada, bukan berarti pemerintah tidak bisa kerjakan pungutan perpajakan.

“Pemerintah Indonesia akan tetap melakukan pengumpulan sesuai peraturan UU yang dimiliki, ” tandasnya