Investor Lirik Luar Pulau Jawa, Maluku Jadi Incaran

Investor Lirik Luar Pulau Jawa, Maluku Jadi Incaran

JAKARTA – Lembaga Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merekam penyebaran investasi luar Jawa semakin meningkat sepanjang Januari-September 2020. Pengembangan Investasi ini berupa pembangunan infrastruktur yang didorong oleh Penanaman Pangkal Dalam Negeri (PMDN) di sebesar wilayah di Indonesia.

Di mana, provinsi Jawa Barat merupakan lokasi dengan mutlak realisasi investasi terbesar pada kuartal III 2020 yaitu sebesar Rp28, 4 triliun atau mencapai 13, 6%.

  Baca selalu: Serapan Tenaga Kerja Masih Mungil, Bahlil: Enggak Gampang Bos

“Para investor, cara dalam negeri maupun luar jati, tidak lagi hanya fokus dalam Jawa, tetapi juga luar Jawa. Syarat investor masuk, salah satunya tersedianya infrastruktur dan bahan patokan. Bagus sekali ini ekspansi para-para investor di luar Jawa, ” ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dalam siaran pers, Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Selain Jawa Barat, daerah lain yang menjadi daya tarik bagi Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Maluku Utara. Di mana, saat tersebut sedang ada pembangunan hilirisasi nikel di kawasan tersebut.

  Baca juga: Investasi Kuartal III Capai Rp209 Triliun, Tanda Ekonomi Pulih?

Hal ini menunjukkan bahwa pemerataan investasi berkualitas tidak cuma dilakukan oleh pelaku usaha langka, namun juga pengusaha dalam negeri yang sama-sama membutuhkan dukungan pemerintah.

Karena tersebut, kata Bahlil, pemerintah akan terus mendorong bagaimana investasi dapat berpengaruh positif bagi daerah. Semakin tumbuh investasi yang didorong, maka semakin banyak lapangan kerja yang tersedia, bagus untuk tenaga kerja langsung maupun tidak langsung.