Indonesia di Ambang Resesi, Pedagang Mampu Pindah Lapak Online

Indonesia di Ambang Resesi, Pedagang Mampu Pindah Lapak Online

JAKARTA semrawut Transaksi penjualan di pasar daring mengalami peningkatan yang amat pintar selama Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, diharapkan para-para pedagang yang masih berjualan dengan tatap muka agar segera menelungkupkan lapak online sebelum Indonesia resmi tercebur ke jurang resesi.

“Bagi pedagang-pedagang yang bersetuju berusaha mungkin bisa berpindah ke online, karena yang mungkin selama ini terbiasa di offline duga sulit kondisinya dengan adanya PSBB, ” kata CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam diskusi virtual, dikutip Kamis (1/10/2020).

Baca Juga: Buruan, Mulai Hari Ini Kekayaan Rp75. 000 Bisa Ditukar di Seluruh Bank

Dia menilai selama resesi belakang transaksi di pasar daring bakal tetap sama seperti biasanya. Sebab, kini terjadi perubahan perilaku konsumen, di mana mereka menghindari buat berbelanja ke luar rumah buat membeli kebutuhan sehari-hari.

“Secara umum kita sampaikan untungnya di online ini transaksinya relatif agak terjaga, ” ujarnya.

Baca Juga: Indeks Dolar AS Bergerak Flat

Dia mengakui bahwa kini perusahaan besar pun selalu mulai merambah ke pasar online. Namun, meski begitu para pelaku UMKM tak boleh takut menghadapi persaingan tersebut. Yang terpenting pebisnis UMKM itu bisa melakukan pemasaran secara baik agar selalu menjelma pilihan para konsumen.

 

“Saya budi jangan takut untuk UMKM. Faktual kalau kita lihat antara pengusaha besar dibanding usaha kecil itu mirip. Bagaimana kita bisa menjepret, mendeskripsikan barang-barang kita, melayani order kita dengan baik, itu tidak tergantung dengan modal, tapi bertambah banyak bergantung pada usaha dan layanan kita. Tetap aja selalu semangat, ” katanya.

(kmj)