Hipmi Sebut Kebijakan New Normal Mampu Tekan PHK

Hipmi Sebut Kebijakan New Normal Mampu Tekan PHK

JAKARTA – Skenario new normal perlu dipersiapan secara matang. Terutama, aturan yang dilakukan harus dilakukan dengan ketat.

Gajah kesehatan Terawan Agus Putranto kendati membuat aturan untuk mempersiapkan hal tersebut. Keputusan Menteri Kesehatan bagian HK. 01. 07/MENKES/328/2020 tentang Arahan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha di Situasi Pandemi.

Baca Serupa: Sambut Era New Normal, Ekonomi Daerah Bakal Terdongkrak?

Ketua Umum Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H Maming menyambut baik keputusan program negeri untuk menggerakkan hidup normal ataupun the new normal. Untuk segera menggerakkan masyarakat menuju ke periode new normal.

“Pemerintah akan menerapkan new normal sebagai percobaan apakah kalender tersebut akan terus menerus diterapkan karena pandemi Covid-19 belum ada kepastian kapan selesainya, ” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2020)

Mengucapkan Juga: Kebijakan New Normal Bisa Pulihkan Ekonomi RI?

Dia juga menyarankan, dalam penerapan new normal tersebut, kegiatan ekonomi memerlukan kepastian dan tidak boleh berhenti terlalu lama. Jika tidak, maka akan berisiko menambah pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengarahkan ke kondisi resesi.

“Karena pemerintah bakal keluarkan keputusan ini. Jadi, dapat tetap bekerja tetapi tetap memasukkan anjuran standar protokol kesehatan pengerjaan Covid-19, ” ungkap dia.

(dni)

Loading…