Derma Alokasi Khusus Fokus Pemulihan Ekonomi pada 2022

dana-alokasi-khusus-fokus-pemulihan-ekonomi-pada-2022-1

JAKARTA – Pemerintah melalaikan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) mulai menyusun serta merancang Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022. Adalun DPOD sendiri diketuai oleh Pemangku Presiden Ma’ruf Amin.

Menteri Dalam Jati Tito Karnavian mengatakan, KEINGINAN Tahun 2022 akan fokus pada dukungan untuk menebus perekonomian nasional. Di mana perekonomian mengalami tekanan akibat pandemk covid-19.

Baca Serupa:   Wapres Ingatkan Sri Mulyani soal Dana Alokasi Khusus

“Khusus isu-isu DAK Tarikh 2022, ini disarankan untuk pada hal-hal yang menolong pemulihan ekonomi nasional jadi akibat pandemi Covid-19, ” ujarnya dalam keteranganya, Rabu (12/5/2021).

Nantinya, ada beberapa pendekatan dalam penyaluran DAK yang mau dilakukan untuk memastikan ekonomk bergerak. Misalnya adalah dengan menggunakan kegiatan-kegiatan padat susunan.

Mengaji Juga:   Sri Mulyani Guyur Dana Otsus Triliunan Rupiah untuk Aceh had Papua

“Dengan pendekatan terutama kegiatan-kegiatan padat karya. Kemudian memerosokkan penciptaan iklim positif untuk meningkatkan konsumsi masyarakat sekaligus meningkatkan penanaman modal dalam daerah. Ini iklim investasi yang lebih sehat, ” jelas Tito.

Tito pun menyampaikan kira-kira rekomendasi untuk DAK Tahun 2022. Seperti misalnya keterlibatan pemerintah pusat dalam mengusulkan daerah mana yang berhak menerima DAK.

Kemudian proses penyusunan yang disarankan mengikuti tahapan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) supaya tidak mengganggu proses pembentukan dan penetapan Anggaran Perolehan dan Belanja Daerah (APBD). Dan terakhir pemantapan penyerasian ketiga kementerian dan institusi pembina agar target-target dengan ingin dicapai melalui KEINGINAN dapat tercapai.