BPJS Kesehatan Bayar Klaim Pasien Corona Rp4, 4 Triliun

BPJS Kesehatan Bayar Klaim Pasien Corona Rp4, 4 Triliun

JAKARTA – BPJS Kesehatan diminta mempercepat pembalasan klaim perawatan pasien covid-19. Hal ini demi memperlancar perawatan pasien covid-19 di rumah sakit.

Untuk mempercepat klaim, Dirut BPSJ Kesehatan Fahmi Idris meminta dinas kesehatan di daerah dengan rumah sakitnya belum mengajukan permintaan penanganan pasien Covid untuk lekas mengajukan klaimnya.

Baca Selalu: Menko Luhut Minta BPJS Percepat Pembayaran Pasien Covid-19

“Hingga kini kami sudah membayar klaim sebesar Rp4, 4 triliun ke rumah sakit pada sebelas provinsi prioritas, dan ada Rp2, 8 triliun nilai permintaan yang sedang dalam proses verifikasi, ” bebernya saat rapat penyelarasan percepatan penyelesaian klaim biaya pembelaan pasien Covid 19 di Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2020).

Sementara itu, untuk mempermudah rumah sakit mengajukan klaim perawatan penderita Covid 19, Fahmi mengatakan bahwa bersama dengan Kemenkes dan BPKP, BPJS telah melonggarkan saringan buat verifikasi klaim.

Baca Juga:   Menko Luhut Pede Investasi Bos Tambang Australia Lebih Cepat dari Investor Asing

“Melalui perbaikan Kepmenkes Nomor HK 228/2020 mengenai juknis klaim penggantian biaya perawatan pasien emerging tertentu bagi RS penyelenggara perawatan Covid 19 menjadi Kepmenkes Nomor HK 446/2020, etika saringan untuk sengketa verifikasi klaim berkurang dari 10 menjadi cuma 4 saja, ” katanya.

Kini, klaim tidak bisa dibayarkan oleh BPJS bila salinan yang diajukan tidak lengkap, etika penjaminan tidak sesuai kebutuhan, analisis komorbid (penyakit penyerta) tidak bertemu ketentuan dan diagnosis komorbid/komplikasi adalah dari diagnosis utama.

(kmj)