Bengkel Sepatu Nike dan Adidas PHK Massal, Bagaimana Brand Lokal?

Bengkel Sepatu Nike dan Adidas PHK Massal, Bagaimana Brand Lokal?

JAKARTA – Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengungkapkan bahwa status industri alas kaki di pusat pandemi virus corona sangat berat. Apalagi bagi brand-brand atau ladam produksi lokal.

Ketua umum Ketua umum Federasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko mengatakan, kondisi sekarang membuat pabrik sepatu melakukan efisiensi. Seperti yang telah dilakukan pabrik sepatu Adidas dan Nike melakukan PHK,

“Untuk brand lokal, tengah dirumahkan pekerjanya, ” tuturnya saat dihubungi Okezone , Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Terkena PHK, Atasi Stres dengan 4 Cara Ini

Menurutnya, efisiensi ini dilakukan produsen sepatu sebab memang terdampak virus corona. Dirinya mengaku tidak tahu secara detail berapa jumlah pekerja yang telah dirumahkan atau terkena PHK, salah satunya, PT Victory Chingluh Nusantara, produsen pembuat sepatu Nike.

“Sepertinya sekitar 1. 000-an orang deh. Saya belum bisa mengonfirmasi hal ini. Nanti saya kabari jika sudah tersedia update, ” ujarnya.

Baca Juga: Tak Cuma Pabrik Sepatu Nike, Ini Pabrik yang Lakukan PHK di Tangerang

Sebelumnya, PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu Adidas memutuskan untuk menutup bengkel sepatu yang ada di Tangerang. Penutupan ini pun membuat dua. 500 pekerja Adidas kehilangan pekerjaannya.

“Per Mei ini sudah tutup. Di kian (pabrk di Tangerang) ada 2. 500 pekerja, ” ujar Eddy Widjanarko.

(dni)

Loading…