Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Rapid Antigen, Biayanya Rp170 Ribu

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Rapid Antigen, Biayanya Rp170 Ribu

JAKARTA  – PT Angkasa Pura I menyiapkan layanan rapid antigen sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah terpaut penerbangan ke Pulau Dewata, Bali. Layanan tersebut disediakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Pasca direvisinya surat edaran Gubernur Bali Nomor 2021 tahun 2020 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat semasa libur hari raya Natal serta menyambut Tahun Baru 2021, PT Angkasa Pura i (persero) Dalang Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, langsung bergerak lekas dengan membuka layanan rapid test antigen per tanggal 18 desember 2020.

Baca Juga:   Wajib Tes PCR, Menko Luhut: Orang Terbang Punya Uang

Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, layanan yang nantinya beruang di area terminal domestik, dibuka untuk mendukung pelaku perjalanan di dalam negeri melakukan penerbangan sehat serta aman libur natal dan pergantian tahun mendatang.

“Bagi pengguna jasa transportasi udara yang ingin menggunakan layanan rapid test antigen di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, nantinya akan dikenakan biaya sebesar Rp170 ribu, ” ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Menyuarakan Juga:   Biaya Tes PCR di Bandara Rp800 Ribu, Rapid Antigen Rp200 Ribu

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan calon penumpang yang akan menempuh jalur udara melalui terminal keberangkatan Bandara Ngurah Rai, maupun buat penumpang pesawat dari daerah dengan tidak memiliki fasilitas PCR bisa memanfaatkan rapid test antigen itu. Di mana penumpang tersebut pasti akan diterima masuk ke Bali, namun begitu tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali penumpang tersebut wajib melakukan rapid test antigen.