Ada Bank Tanah, Biaya Bangun Rumah di Perkotaan Bisa Lebih Murah

Ada Bank Tanah, Biaya Bangun Rumah di Perkotaan Bisa Lebih Murah

JAKARTA – Real Estate Indonesia (REI) menilai pembentukan bank tanah yang diamanahkan oleh UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja dapat menjamin ketersediaan tanah bagi pembangunan kawasan perumahan.

“Manfaat bank tanah tak hanya digunakan untuk kepentingan ijmal semata, namun juga kepentingan baik seperti perumahan rakyat. Imbasnya imbalan pembangunan rumah di perkotaan bisa menjadi lebih murah, ” perkataan Ketua Umum Dewan Pimpinan Sentral (DPP) REI Paulus Totok Lusida dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Menurut dia, pihaknya menginginkan agar aturan bani Peraturan Pemerintah (PP) bank desa dalam UU Cipta Kerja segera dibuat. Dirinya melihat untuk pada properti hal tersebut positif, misalnya bank tanah ini memuat juga soal ketentuan bagi perumahan anak buah.

Baca Serupa:   Lewat Bank Tanah, Investor Dapat Pinjaman Lahan Gratis 

REI menaruh tumpuan yang besar pada UU Cipta Kerja untuk bisa mendorong zona properti di Indonesia. Apalagi industri perumahan dan properti mempunyai hasil berganda yang sangat besar terhadap 175 industri ikutan lainnya, mengikuti berkontribusi besar terhadap pajak sentral dan daerah.

“Melalui UU Cipta Kerja, diharapkan ada terobosan untuk kemudahan perizinan, termasuk penataan ruang yang tersedia, sehingga reforma agraria bisa dijalankan dengan baik. Semuanya kita saling membangun untuk Indonesia yang bertambah baik di 2021, ” perkataan Totok Lusida seperti dilansir Antara.

Ketua Ijmal REI itu juga mengapresiasi Program Peraturan Pelaksana (RPP) UU Cetakan 11/2020, Kementerian ATR/BPN karena sesuai semangat UU Cipta Kerja.

“Pada RPP Pembentukan Ruang RDTR (Rencana Detail Metode Ruang) digital didesain sesuai dengan Online Single Submission pada bank tanah menjamin ketersediaan tanah untuk pembangunan kawasan perumahan dan pemukiman, ” katanya.

  KPR