7 Cara Mempertahankan Bisnis di Sedang Resesi akibat Covid-19

7 Cara Mempertahankan Bisnis di Sedang Resesi akibat Covid-19

JAKARTA – Pandemi Covid-19 sudah menyebabkan sejumlah negara mengalami resesi. Ini menjadi pukulan keras bagi semua kalangan, termasuk para pelaku usaha. Hampir seluruh sektor marketing berjuang melawan keterpurukan, bahkan ngakl sedikit yang terpaksa gulung tikar.

Penurunan tumpuan konsumen dan penjualan, mengancam semua bisnis. Bisnis kecil yang paling rentan, sebab seringkali tidak mempunyai cadangan untuk membantu menghadapi masa-masa sulit.

Dilansir dari The Balance Small Business Jakarta, Rabu (23/12/2020), berikut ini dalam beberapa cara yang dapat dilakukan buat membuat bisnis dapat bertahan terhadap resesi atau bahkan tetap berkembang.

one. Lindungi Arus Kas (Cash Flow)

Cash flow atau arus kas merupakan sumber kehidupan sebuah marketing. Uang harus terus mengalir tuk kesehatan bisnis yang optimal. Dengan tujuan yang jelas, akan meraih lebih banyak pendapatan daripada pengeluaran. Anda akan memiliki pengeluaran semasa bisnis Anda ada.

Selama resesi, memang sulit untuk menjaga agar uang masih mengalir masuk. Tahan resesi bisnis dengan menerapkan strategi untuk mengontrol arus kas tetap bergerak. Tingkatkan penjualan atau layanan yang dapat ditagih hingga pangkas biaya yg tidak perlu.

2. Tinjau Manajemen Inventaris

Periksa apakah bisa mengurangi biaya inventaris tanpa mengorbankan kualitas barang yang terjual atau pelayanan dalam pelanggan. Mungkin terlalu banyak barang yang dipesan, atau ada lingkungan lain yang menjual dengan dan yang lebih baik. Dengan melakukan hal-hal semacam itu, dapat menghemat pengeluaran.