4 Hal Penting Ajarkan Anak Mengelola Keuangan

4 Hal Penting Ajarkan Anak Mengelola Keuangan

JAKARTA awut-awutan Penting untuk memberi edukasi pada anak mengenai keuangan. Anak yang mengerti konsep keuangan sejak dini akan lebih mudah untuk mengatur dan mengelola keuangannya kelak pada masa yang akan datang.

Seperti dikutip dari laman Instagram Pritaghozie, Jakarta, Jumat (23/7/2020), dari beberapa literatur terdapat empat poin perihal yang perlu diajarkan kepada anak tentang uang. Beserta merupakan poin-poin yang sekiranya telah dapat diajarkan kepada anak.

Baca Juga:   Siapkan Simpanan untuk Kebutuhan Pasca-Nikah, Untuk Apa Saja Ya?

1. Earning money

Hal ini mengungkung memberikan pengertian kepada anak bagaimana uang itu diperoleh. Sala mulia bahaya mengajak anak ke ATM tanpa penjelasan adalah mereka pikir itu mesin ajaib pencetak kekayaan.

Tidak jarang, bani hingga usia 12 tahun belum paham seberapa dahsyat orang tua harus bekerja untuk mendapatkan penghasilan.

2. Spending money

Semenjak awal Prita menceritakan tidak pernah melarang anak-anaknya untuk membelanjakan kekayaan saku maupun uang hadiah. Uang adalah alat tukar, bukan corong penimbun kekayaan. Yang perlu diajarkan yaitu konsep alokasi berapa persen yang wajar untuk membelanjakan kekayaan yang telah diperoleh.

Baca Juga:   Gaji-13 Cair PNS Auto Girang, Tidak Ragu Kurban hingga Bisa Nabung

Wajar saja banyak first jobber yang terpesona saat mendapat gaji pertama, semrawut menghabiskan penghasilan tersebut untuk hal-hal yang kurang berfaedah.

3. Saving money

Saat masih usia pra-sekolah, anak memiliki celengan karakter di rumah. Tapi, yang diajarkan adalah mereka harus punya haluan yang jelas untuk celengan itu.

Misalnya, anak membina tujuan celengan untuk membeli mainan. Lalu, saat memasuki usia SD, mereka membuka tabungan atas namanya sendiri ke Bank. Nah, goalsnya pada saat SMP, anak sudah bisa mulai belajar berinvestasi di Emas dan Reksa dana.

Loading…